Galeri Sangkring Art Space menggelar pameran seni rupa kontemporer bertajuk "Warisan dalam Kanvas Modern" yang memamerkan karya 25 seniman dari Yogyakarta dan sekitarnya. Pameran ini mengeksplorasi dialog antara tradisi dan modernitas dalam seni visual.
Para seniman yang berpartisipasi menggunakan berbagai medium, mulai dari lukisan, instalasi, hingga seni digital. Yang menarik, semua karya mengangkat elemen-elemen warisan budaya Jawa seperti motif batik, ornamen candi, hingga filosofi Jawa dalam bentuk ekspresi kontemporer.
Kurator pameran, Agus Suwage, menjelaskan konsep pameran: "Kami ingin menunjukkan bahwa warisan budaya bukan sesuatu yang statis. Ia bisa hidup dan berkembang melalui interpretasi seniman masa kini."
Beberapa karya yang menjadi sorotan antara lain:
- Instalasi interaktif yang menggabungkan gamelan dengan sensor gerak
- Lukisan digital yang memadukan wayang dengan estetika pop art
- Patung kontemporer terinspirasi arca-arca candi
- Video art yang mendokumentasikan ritual tradisional
Pameran berlangsung selama satu bulan dan terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya. Setiap akhir pekan, galeri mengadakan diskusi dengan seniman yang karyanya dipamerkan.
Swadesi FM menjadi media partner pameran ini dan menyiarkan wawancara eksklusif dengan para seniman dalam program budaya mingguan.

